Seorang Pengelana Ditemukan Tewas Menggantung Dipohon Nangka

Seorang Pengelana Ditemukan Tewas Menggantung Dipohon Nangka

Tulungagung| pledoi.com

Masyarakat Dusun Ngipik Desa Bono Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungangung Senin (1/5/2017) sore sekitar pukul 17.00.Wib. digegerkan dengan penemuan mayat Sumardi (68) yang menggantung pada pohon nangka.
Kondisi mayat telah membusuk, diperkirakan sejak 14 hari lalu korban melakukan gantung diri.
Hingga saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kematian laki laki yang selama ini dikenal sebagai pengelana itu.
Peristiwa gantung diri pertama kali ditemukan oleh Arik (32) tetangga korban dan saat ditemukan dalam posisi tergantung dipohon nangka dibelakang Rumah tempat penggergajian kayu milik Zaenal Mustopa (46).
Arik menceritakan pada Senin sore sekitar 16.30 wib. ia mencari burung miliknya yang lepas, sesampainya di tempat penggergajian milik Zaenal ia mencium aroma yang menyengat.
Setelah dicari dipohon nangka melihat orang dalam keadaan tergantung.” Setelah saya dekati yang tergantung itu pak Sumardi.” katanya.
Sesaat kemudia Arik melaporkan kepada Taslim perangkat desa setempat yang dilanjutkan melaporkan kejadian tersebut ke Babinsa dan Polsek Boyolangu.
Tidak lama kemudian Kapolsek Boyolangu beserta anggota SPK, Unit
Reskrim, Unit Intel Polsek Boyolangu.dan SPKT Polres Tulungagung melakukan olah TKP.
Menurut keterangan Huri saudaranya, bahwa Sumardi beberapa kali menikah dan terakhir menikahi Aryati warga Ngranti.” Sumardi sering berkelana dan berpindah tempat, terakhir di Ngranti namun keluarganya berada di dusun Ngipik.” katanya
Setelah diturunkan dari pohon, jenazah dibawa ke RSUD dr. Iskak untuk dilakukan otopsi, sedangkan penyebab gantung diri masih dalam penyelidikan polisi.

Reporter : Toni S.
Editor.     : Aji Mahendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *