Polres Kediri gagalkan aksi peredaran Narkoba Antar Desa.

Polres Kediri gagalkan aksi peredaran Narkoba Antar Desa.

Kediri | pledoi.com

Jajaran Satreskoba Polres Kediri berhasil menggagalkan aksi pengedaran Narkoba antar desa di Kabupaten Kediri.
Purdianto (36) warga Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kab. Kediri berhasil diringkus Satnarkoba Polres Kediri, karena pria yang keseharian bekerja di bengkel ini tertangkap tangan telah mengedarkan pil Dobel L.
Dari tangan Purdianto polisi berhasil diamankan 1.000 butir pil dobel l.
Kasubbag Humas Polres Kediri AKP Bowo Wicaksono mengatakan, penangkapan Purdianto merupakan tindak lanjut dari laporan yang diterima oleh petugas. “Dari hasil laporan tersebut akhirnya tim buser melakukan serangkaian penyelidikan dan hasilnya benar, jika tersangka merupakan pengedar pil koplo.” katanya.
Tidak ingin buruannya kabur begitu saja, tim buser Satnarkoba Polres Kediri langsung melakukan penggerebekan. Tersangka diamankan petugas saat berada di rumahnya di Desa Siman, Kecamatan Kepung. Purdianto pun tak berkutik saat petugas membekuknya dan melakukan penggeledahan.
“Awalnya kita mendapatkan informasi akan adanya peredaran pil dobel l. Kita lakukan serangkaian penyelidikan dan benar,” lanjut AKP Bowo
Dari hasil penggeledahan di kamar Purdianto diamankan 1.000 butir dobel l. Barang bukti tersebut ditemukan petugas di atas lemari pakaiannya. Tersangka dan barang bukti kemudian diamankan ke Mapolres Kediri untuk proses penyidikan lebih lanjut.
“Berdasarkan keterangkan dari tersangka, dia baru mengedarkan pil selama dua bulan. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ungkap AKP Bowo.
Karena telah terbukti mengedarkan barang harap tersebut, Purdiono harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengembangkan penyidikat.
Sedangkan pekerja bengkel tersebut dijerat dengan pasal 197 Undang Undang No 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancaman hukuman pidana penjara selama sepuluh tahun.

Reporter : Galuh Abdul Azis
Editor    . : Aji Mahendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *