Rumah Mesum Emplasemen PG Pesantren Digerebek Satpol PP

Rumah Mesum Emplasemen PG Pesantren Digerebek Satpol PP

Kediri | pledoi.com

Rumah yang diduga sebagai tempat mesum dikawasan emplasemen  PG Pesantren Baru kemarin digrebek Jajaran Satpol PP Kota Kediri.
Dalam.penggrebegkan itu polisi berhasil mengamankan Murniasih (65) warga Desa / Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk sebagai pemilik rumah dan Suwarni (37) warga Kelurahan Pakis Gg II Kota Surabaya diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK).
Bahkan dalam.penggrebegkan tersebut ditemukan 45 buah kondom dan belasan kondom yang telah terpakai.
Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid mengatakan, pengrenegkan yang dilakukan  petugas Satpol PP usai Shalat Tarawih pada Minggu (11/6) malam dengan  sasaran kawasan emplasement yang telah berdiri sejumlah warung dan rumah semi permanen tersebut.
Pada operasi itu petugas menyasar rumah milik Murniasih yang selama ini dikenal sebagai ajang mesum. Didalam rumah itu petugas menemukan Suwarni bersama pasangannya bersembunyi di bawah tempat tidur kemudian diminta keluar oleh petugas.”Namun sayang, lelaki hidung belang ini ternyata mencari kelengahan saat petugas memeriksa isi rumah. Dia kabur lewat pintu samping,” katanya.
Sementara itu Murniasih sempat mengelak jika rumah sewanya ini dijadikan tempat mesum.”Biasanya saya sewakan, namun karena bulan puasa makanya sepi,” jelas Murniasih.
Suwarni mengaku baru kali ini datang ke kawasan emplasement PG Pesantren Baru,  karena sehari – harinya dia mangkal di kawasan eks – lokalisasi Bolodewo Ngadiluwih.”Tadi saya dihubungi diajak nemani minum, saya disuruh mbandari sambil nyanyi. Terus ada Satpol datang,” jelasnya dalam keadaan serengah mabuk.
Berdasarkan temuan tersebut Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid berjanji akan melimpahkan kasus ini ke Polresta Kediri.
Satpol PP akan menginventarisir rumah dan warung di Kawasan PG. Pesantren yang diduga keberadaan rumah tersebut kerap dijadikan ajang transaksi seksual.

Reporter : Aghna S.Alam
Editor.     : Aji Mahendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *