Warga Pojok Gruduk Kantor DPRD, Pertanyakan Tanah Bandara.

Warga Pojok Gruduk Kantor DPRD, Pertanyakan Tanah Bandara.

Kediri | pledoi.com

Sedikitnya 100 orang warga asli Dusun Pojok Desa Bulusari Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Kediri Selasa (26/9/2017)
Kedatangan.mereka untuk.mempertanyakan aksi borong tanah hingga remcana penggusuran makam umum milik warga Dusun Pojok Desa Bulu Sari Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.
Koordinator rembuk warga Dusun Pojok Ali Mustofa mengatakan, kedatangan warga Pojok ke kantor DPRD untuk meminta penjelasan secara langsung terkait seluruh aktivitas dan insiden – insiden yang selama ini terjadi ditempat tinggal mereka.”Pada hari ini, kami kembali datangi kantor DPRD memenuhi surat balasan dewan terkait permintaan kami untuk dilakukannya hearing,” katanya Selasa (26/9/ 2017)
Lebih lanjut Ali Mustofa menambahkan, ia lebih memilih jalan untuk mengadukan permasalahan ini kepada anggota dewan, karena ini merupakan jalan yang terbaik untuk menyelesaikan permasalahan warga Pojok.”Ada apa dengan semua ini, apa maksudnya dengan pembelian tanah besar besaran ditempat tinggal kami, kenapa makam kami juga ikut digusur, ” ujarnya dengan keras.
Ali Mustofa yang tokoh pemuda Pojok itu mengaku papun nentuknya ia atas nama warga tidak setuju. ” Kami jelas – jelas tidak setuju apabila makam kami ini digusur, ” tegasnya
Bahkan, yang membuat lebih terkejut, sambung Ali Mustofa, dengan munculnya alat – alat berat di Desanya yang informasinya untuk pembuatan makam baru untuk warga Desa Pojok.
“Nah ini salah satunya yang membuat warga kami geram, padahal kami sudah jelas – jelas tidak menyetujui penggusuran makam.” terangnya.
Sementara itu Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kediri Edi Suprapto jawabanya sangat eronis, dengan enteng Edi mengaku tidak tahu kalau di kawasan Tarokan akan berdiri bandara. “Saya sebagai Ketua Komisi A belum pernah tahu bahwa di Pojok akan dibangun bandara dan hanya sebatas tahu saja.” katanya kepada wartawan
Anggota DPRD dari Partai Gerindra ini mengaku eksekutif belum pernah mengajak bicara kepada dewan terkait keluhan warga Tarokan.

Reporter : Beny Prasetyo
Editor.     : Aji Amrullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *