Terkait Penyimpangan Dana Desa, Bhabinkamtibmas Akan Mintai Keterangan Kades Karangsemi .

Terkait Penyimpangan Dana Desa, Bhabinkamtibmas Akan Mintai Keterangan Kades Karangsemi .

Nganjuk | pledoi.com

Terkait dugaan penyimpangan dana desa (DD), pada proyek pembangunan jalan paving di Dusun Pilangglenteng Desa Karangsemi Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) desa setpat Aiptu Hadi Ismanto, angkat bicara.
Dalam keterangan via ponselnya, Aiptu Hadi Ismanto mengaku, bahwa pihaknya baru satu bulan bertugas di Desa Karangsemi Kecamatan Gondang. Jadi secara detail belum mengetahui secara pasti alur penyerapan dana desa tahun 2017, untuk pembangunan jalan paving tersebut. “Saya baru sebulan menjabat Bhabinkamtibmas di Desa Karangsemi, jadi secara pasti belum mengetahui pelaksanaan dana desa disini,” terang Aiptu Hadi.
Ditanya terkait kewenangan Bhabinkamtibmas untuk melaksanakan pencegahan, pengawasan, dan penanganan permasalahan terkait Dana Desa. Anggota Polsek Gondang ini mengatakan, kewenangan itu sudah diketahuinya menyusul adanya penandatanganan
nota kesepahaman (MoU) antara Plt.Bupati Nganjuk, Abdul Wachid Badrus dengan Kapolres Nganjuk AKBP,Joko Sadono, di GOR Bung Karno Begadung Nganjuk, beberapa waktu yang lalu. “Secara umum, kami mengetahui tugas Bhabinkamtibmas terkait Dana Desa ini, Akan tetapi kami belum mendapatkan pembekalan secara detail tentang juklak, juknis dan penyerapan anggaran Dana Desa ini,” jelasnya.
Disinggung langkah awalnya menyingkapi adanya dugaan penyimpangan pelaksanaan Dana Desa di Desa Karangsemi, pihaknya segera menemui Kades Puryani. “Secepatnya kami akan menemui Kades Puryani, untuk meminta penjelasan terkait temuan ini,” pungkas Aiptu Hadi.
Diberitakan sebelumnya, Pelaksanaan pembangunan jalan paving di Dusun Pilangglenteng rt.13 rw 14, sesuai papan nama proyek, tertulis volume sepanjang 377 meter (377m x 3,30m), dengan anggaran sebesar 134.317.400 rupiah. Namun dalam prakteknya, proyek paving yang menggunakan anggaran
Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN (anggaran pendapatan belanja negara) tahun 2017 itu, hanya dikerjakan sepanjang 144 meter saja. Hal ini dianggap tidak sesuai dengan program pavingisasi diwilayah setempat dan menimbulkan gejolak di masyarakat, dikarenakan semua program ini dikendalikan sendiri oleh Kades Puryani.
Sementara itu, setelah berkali-kali dihubungi via ponselnya, Kades Puryani, mengatakan “Monggo pak kl ada yg penting besok jam 9 saya tunggu di bl desa,” jawabnya singkat via sms di ponselnya.
Reporter : Pakde Kamto
Editor.     : Aji Amrullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *