KPK Kembali Periksa Belasan Pejabat Nganjuk

KPK Kembali Periksa Belasan Pejabat Nganjuk

Nganjuk | pledoi.com

Tim penyidik KPK (komisi pemberantasan korupsi) dikabarkan kembali memeriksa Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Nganjuk, Gedung Bhara Mahkota milik Polres Madiun Kota, pada Selasa (5/12/2017).
Informasi yang dihimpun, belasan petinggi Pemkab Nganjuk, termasuk Plt Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Nganjuk, Agoes Subagjo, hari ini menghadap tim antirasuah di kota ‘brem’ Madiun, untuk dimintai keterangan oleh tim penyidik KPK. Selain Sekda Agoes Subagjo, mereka ini adalah Hudoyo ( staff ahli Keuangan dan pembangunan/ Plt.Kepala Dinas Lingkungan Hidup), Bambang Eko Suharto ( Kepala Arsip fan Perpustakaan Daerah), Yusuf Satrio Wibowo ( Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat), Suwondo (Sekretaris Dinas PU Binamarga) dan beberapa pejabat Pemkab Nganjuk lainnya.
Namun belum diketahui secara pasti, baik jumlah pejabat maupun materi pemeriksaan yang dilakukan Tim KPK terhadap pejabat teras Pemkab Nganjuk tersebut. Akantetapi diduga kuat pemeriksaan saksi-saksi ini, terkait sejumlah proyek dan kasus dugaan jual beli jabatan yang telah menjerat Bupati Nganjuk non aktif, Drs.H.Taufiqurrahman.
Sehari sebelumnya, Kapolres Madiun Kota, AKBP Soni Mahar Budi Adityawan saat dikonfirmasi tak menampik informasi kedatangan KPK diwilayahnya tersebut. Meskipun secara tertulis pihaknya belum menerima surat permohonan pinjam tempat dari KPK.
“Belum ada surat permohonan pinjam pakai,” ujarnya.
Pantauan awak media, di gedung Bhara Mahkota yang terletak di jalan Pahlawan, terlihat kursi dan meja yang telah ditata rapi oleh petugas Kepolisian dari Polres Madiun Kota. Penataannya pun hampir mirip saat pemeriksaan saksi-saksi kasus Bambang Irianto. “Iya (persiapan jika KPK memeriksa saksi di gedung Bhara Mahkota-red),” ucapnya.
Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Nganjuk, Agus Irianto, mengatakan, berdasarkan foto- foto yang kami peroleh, beberapa pejabat yang diperiksa tersebut, merupakan pejabat tinggi Pemkab Nganjuk.
“Ya, berdasarkan foto- foto itu. Diantaranya pak Bambang, pak Hudoyo dan pak Yusuf dan yang lainnya kami kurang jelas, coba nanti saya cari infonya,” kata Agus.
Diinformasikan, Bupati Taufiq terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK terkait kasus jual beli jabatan bersama 4 pejabat Pemkab Nganjuk yang merupakan orang dekatnya. mereka kini sudah ditetapkan sebagai tersangka penyuapan dan pemberi suap.
Reporter : pakde Kamto
Editor      : Aji Amrullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *